“Aku adalah
mahluk yang berasal dari planet lain, begitu pula orang berbaju hitam yang
pernah kau lihat itu, dahulu kala kehidupan kami sama seperti manusia normal,
tidak memiliki kemampuan apapun, tapi beribu tahun yang lalu matahari kami
hancur sehingga ilmuwan di planet kami berusaha membuat sinar cahaya yang baru.
Setelah beberapa lama akhirnya cahaya itu jadi. Ternyata cahaya itu bukan hanya
memberi kami kehidupan ternyata cahaya itu juga memberi kami kekuatan yang luar
biasa. Hingga suatu saat ada sekumpulan kolompok yang serakah yang menginginkan
kekuatan yang lebih. Ketika kelompok itu mendekati cahaya tubuh mereka meleleh
dan hanya tersisa tulang dan mereka mendapat kekuatan kegelapan, setelah mereka
melakukan ulah disana akhirnya mereka ditangkap dan diasingkan ke luar angkasa
yang ternyata mereka sampai disini”
Percaya tidak
percaya, kami tetap mendengarkan kisah orang itu, “Terus bagaimana cara kami
menolong teman kami?” kata ku, “Ada suatu hari, yang dimana pada hari itu
kekuatan kesatria kegelapan menurun, yaitu pada saat gerhana bulan merah darah
tepatnya 2 hari lagi, pada saat itu kami akan melawan mereka dan kalian harus
menyelamatkan teman kalian karena gerhana itu hanya terjadi selama 5 menit”
kamipun setuju dengan rencana ksatria itu, sehingga kami memulai persiapan
untuk melawan kesatria kegelapan.
2 hari telah
berlalu, kami diberi pisau cahaya untuk berjaga-jaga. Pukul 6 tepat kami mulai
jalan menuju istana kesatri kegelapan “Pada saat di depan istana kami akan
mengalihkan perhatian mereka, pada saat itu juga kalian masuk kedalam istana
itu. Ambil ini sebagai penunjuk arah, dan ini, oleskan obat ini apabila kalian
terluka.” Setelah kami diberi instruktur kami mulai menjalankan rencana. Tepat
sekali pada saat mereka sampai di halaman istana gerhanapun dimulai, kami mulai
menyusup kedalam istana. Setelah beberapa saat kami menyusuri istana itu kami
akhirnya menemukan ruangan tahanan, perlahan kami buka ruangan itu kami melihat
niko dan gita di pasung, kami berusaha melepas pasungan itu, tapi pada saat
kami ingin membuka kami dipukul dengan keras dari belakang akhirnya kami
pingsan.
Pada saat
kubangun kepalaku pusing akibat pukulan tersebut, ternyata kesatria cahaya itu
yg membangunkan ku dan menyembuhkan kami “Tenanglah nak perang telah berakhir,
kita menang” katanya “benarkah?” serentak kami semua menjawab. “sekarang kalian
tidur dulu kami akan antar kalian pondok itu” jawabnya lagi, kamipun tidur
dengan nyenyak. “Rick… rick…” ternyata Dzaky membangunkan ku “ya, dimana
kesatria itu?” Tanya ku, mereka semua saling menatap kebingungan “Kesatria?
Kesatria apaan? Ngigau kali lo” jawab Niko “hah? Masa gue mimpi sih? Kayaknya
itu beneran deh” jawabku ngotot “Ah luma ngimpi tuh, lagian kesatri kesatria
apaan coba” jawab gita sambil tertawa “Ohhh jadi gue cuma mimpi? Mimpi yang
panjang” jawabku lagi “ Ceritain dong Rick mimpi lo, jadi penasaran gue” kata
Nina pada “Nanti gue certain dijalan pulang” jawab ku “Ok” jawab mereka
serentak.
TAMAT
Maaf ya klo akhirnya ngambur :D :P
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar